Belasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur ini

Minggu lalu, saya bareng kawan-kawan blogger mengunjungi daerah pertanian yang terletak di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Di daerah sejuk nan segar ini, sekelompok petani di bawah naungan Paguyuban Sumber Jaya tani, mengelola lahan seluas kurang lebih 6 Ha. Petani-petani ini merupakan anggota paguyuban yang ikut dalam program Green Horti (Mustahik Move to Muzakki) dari Divisi Pertanian Sehat, Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa.

Para blogger terkenal tanah air diajak berkeliling seksama melihat bentang kebun sayuran. Kebun yang dikelola masing-masing petani dengan luas kurang lebih 2.000 m2. Rinciannya adalah 500 m2 untuk pertanian organik dan 1.500 m2 untuk pertanian konvensional. Komoditas sayuran yang ditanam di area ini, bermacam-macam jenis seperti; brokoli, wortel, pakcoy, buncis, kacang merah, timun jepang, kailan, bayam jepang, jagung, lobak, seledri, bit, selada, kol, kembang kol dan daun bawang.

Ternyata Di sini lah rahasia pertanian sayur ajaib ini dikelola. Melalui Karya Masyarakat Mandiri (KMM), Dompet Dhuafa, sebagai mitra petani, berkeinginan untuk meningkatkan penghasilan para petani. Para petani dampingan diberikan pelatihan budidaya sayur organik, pasca panen, dan juga pemasaran. Mereka menerima bantuan modal berupa modal input budidaya, sarana penunjang produksi berupa keranjang kontainer dan satu unit sprayer. Bantuan tersebut juga merupakan upaya memenuhi persyaratan kualitas sayur hasil panen.

Maman – Ketua Paguyuban Sumber Jaya Tani

ini cerita teman-teman blogger setelah mereka tahu rahasia dibalik pertanian sayur ini dikelola:

Selama satu setengah tahun Paguyuban Sumber Jaya Tani telah mendapatkan Program pemberdayaan ekonomi umat Dompet Dhuafa. Setelah dua tahun maka Dompet dhuafa akan mengevaluasi kinerja para petani per tiga bulan lalu dilanjutkan enam bulan sampai akhirnya para petani bisa mengelola sendiri.
http://www.mporatne.com/2017/06/bantuan-dompet-dhuafa-menjadikan.html

Dompet Dhuafa sebagai lembaga nirlaba yang salah satu sasarannya adalah pengentasan kemiskinan dibidang ekonomi, melihat ini sesuatu yang perlu mendapat perhatian. Persaingan sayur mayur di masyarakat luas sudah mengkhawatirkan terutama semakin banyaknya sayur mayur impor yang dikonsumsi masyarakat. Petani harus diajari dan didampingi agar mampu mengubah cara mengolah pertanian dengan menggunakan unsur-unsur yang alami atau organik. Hasil pertanian pun harus ditingkatkan, termasuk kualitas kebersihannya, lalu dikemas secara modern sehingga menimbulkan daya saing ekonomi yang tinggi.
http://donnaimelda.com/zakat360-bersama-mengubah-kemiskinan-menjadi-keberdayaan/

Tujuan kami selain akan melihat langsung proses produksi pertanian dan ekosistem dikeluarga petani sayur mayur juga akan bertemu pak Maman Suherman petani yang awalnya  biasa saja menjadi luar biasa karena berhasil mengangkat derajat hidupnya dari jerat kemiskinan. Konon kabarnya sebelum pak Maman menerima manfaat dari #Zakat360 hidupnya tak lepas dari jeratan hutang dan mimpi- mimpinya tertutup belenggu kemiskinan seperti mimpi anak pertamanya dapat bersekolah.
http://www.gitasiwi.com/2017/06/zakat-dompet-dhuafa-merubah-ekonomi.html

Dari ketinggian 1.100 mdpl, saya melihat secara langsung bagaimana proses sayur-mayur dipetik dan kemudian ditransportasikan hingga bisa tiba di daerah perkotaan. Selama ini kebanyakan orang seperti saya hanya bisa mengetahui sayur mayur tersedia di pasar-pasar ibukota, tapi tidak mengetahui seperti apa cerita dibalik sayur mayur tersebut.
http://adlienerz.com/kemandirian-petani-menggeliat-di-ketinggian-1-100-mdpl-zakat360/

Sebelum kehadiran program ini para petani sekitar banyak terlilit hutang karena banyak sumber modal dari penjual sayuran tidak mencukupi. Dari program ini para petani di rubah pola tanamnya, yang berdampak pada peningkatan produk yang di hasilkan dan juga dari harga sayuranya.
http://www.ceritabangdoel.com/2017/06/zakat360-paguyuban-sumber-jaya-tani.html?spref=fb&m=1

Dengan tema gerakan #zakat360 diharapkan para petani sayur di Cipanas ini bisa meraih kemandirian ekonomi. Manfaat #zakat360 juga dapat terwujud seperti yang dialami oleh pak Maman, ketua Paguyuban Sumber Jaya Tani. Sebelum mengikuti program Green Horti ini pak Maman dan anggota Paguyuban lainnya hidup dalam kesusahan. Hasil panen banyak yang tidak bagus dan terjerat rentenir atau tengkulak.
https://hiquds.wordpress.com/2017/06/10/berkah-zakat360-program-pemberdayaan-petani-oleh-dompet-dhuafa/?preview=true

Lahan yang digarap bukan hanya di Cipanas saja, ada pula di Subang yaitu kebun buah naga dengan lahan dana wakaf sumbangan dari orang, bahkan nanti akan ada donatur yang akan membantu petani untuk mengolah buahnya menjadi ektrak di pabrik buah yang akan segera dibangun.
http://petualangcantik.com/zakat360-dompet-dhuafa-lepaskan-belenggu-kemiskinan-dengan-5-pilar/

Teman-teman, hari ini kita belajar bahwa dampak program zakat itu sungguh hebat bila berhasil dikelola dengan baik. Begitupula dengan sedekah maupun wakaf pun akan kembali mengalir berkah manfaat kepada pemberinya berkat doa orang-orang yang telah terbantu. Yuk sempurnakan ramadhan tahun ini, dengan memberikan donasi terbaikmu melalui lembaga yang telah terbukti akuntabilitasnya. Melalui Dompet Dhuafa juga bisa, agar-agar semakin banyak lagi petani-petani yang tegap mandiri di atas kaki sendiri. Kalau mau nanya-nanya lagi, teman-teman dapat ngobrol langsung sama amil Dompet Dhuafa via whatsapp, di nomor 081212.92528. Nomor 0813.1684.7002 juga bisa kamu hubungi, jika teman-teman ingin dijemput zakatnya untuk menghindari kemacetan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *