Bersih (juga) Pangkal Kaya

“kalo udah bersih, lingkungan bakal jadi lebih sehat. Dilihatnya enak, aromanya bikin nyaman”  pungkas Kang Ibrohim.

Pagi itu, ia sy temui di dalam Rumah Sakit secara tidak sengaja. Saya karena ada satu urusan guna menghadiri pertemuan di tempatnya Kang Ibrohim bekerja. Kang Ibrohim bersama belasan tim cleaning service lainnya memang sudah menjadi tugas sehari-harinya membersihkan ruangan demi ruangan di Rumah Sakit seluas tujuh ribuan meter persegi di Desa Jampang Bogor tersebut. Rumah Sakit yang beroperasi dengan berbasis dana Zakat, sedangkan gedung dan lahannya pun bisa ada karena washilah dana wakaf yang dikelola Dompet Dhuafa (DD), yakni RS. Rumah Sehat Terpadu (RST). Maka mengutamakan pengobatan kaum dhuafa sebagai pasien very important poor person (VIPP) adalah spirit dari RST.

bersih-pangkal-kaya-1

Kebersihan adalah karakter, ia tidak melihat siapa yang mengupayakannya dan siapa yang akan menikmatinya. Termasuk di RST ini, walaupun pasien berobat di sini dengan secara gratis setelah memiliki kartu anggota sebagai dhuafa penerima manfaat. Namun.. tetap aja kebersihan level wahid adalah hak mereka juga untuk dapat menikmatinya. Agar si pasien dapat segera sembuh dan kembali beraktifitas untuk mencari rizki yang halal & thoyyib untuk keluarganya di rumah. Dari obrolan sebentar bersama Kang Ibrohim, saya bisa mengambil apa yang menjadi semangat RST berkhidmat, yakni bagaimana sebuah lembaga seperti DD dapat berkembang pesat mengelola dana-dana umat adalah semata untuk dipersembahkan kembali kepada masyarakat luas kebermanfaatnya, bukan hanya fasilitas layanan kesehatan yang canggih melainkan aspek kenyamanan nya yang amat diperhatikan.

Pagi itu saya kembali belajar, bagaimana dashyatnya bila sebuah aset wakaf mampu dikelola secara profesional mulai dari hal yang terkecil termasuk aspek kualitas kebersihannya. Di atasnya dapat berdiri layanan dan fasilitas yang layak bagi mereka yang membutuhkan. Di dalamnya pula, tidaklah sedikit masyarakat yang kemudian bisa mendapatkan lapangan pekerjaan. Ia kian berdaya, begitupun dengan anak-anaknya yang bisa terus sekolah. Karena saya, Kang Ibrohim …dan mungkin juga teman-teman, pastilah ingin kualitas hidup anak keturunan kita dapat lebih baik nantinya.

Bersih Pangkal Kaya ala Kang Ibrohim, petjah !!!